Google

Rabu, 14 Desember 2011

Kekeringan di Musim Kemarau, Banjir di Musim Hujan

Posted On 05.31 by Siti Purwanti 2 komentar

Air adalah kebutuhan utama bagi kehidupan, bukan hanya bagi manusia namun juga bagi kelangsungan mahluk hidup yang ada dimuka bumi. Air merupakan sumber energi, tanpa air makhluk hidup tidak akan bisa bertahan hidup. Tetapi bagaimana jadinya jika sumber air melimpah tetapi kita tidak bisa mengolahnya dan bagaimana pula jika sumber air berkurang?
Disaat musim kemarau persediaan air sangat minim, bahkan di daerah yang memiliki sedikit sumber mata air mengalami kekeringan. Para warganya mau tidak mau harus mencari sumber mata air untuk memenuhi kebutuhannya (makan, minum, mandi, cuci, dll). Jarak yang jauh pun tidak mereka hiraukan. Tumbuh-tumbuhan banyak yang layu hingga mati dan hewan pun ikut merasakan dampaknya disaat musim kemarau ini. Akan tetapi saat musim hujan tiba, sebagian daerah di wilayah Indonesia mengalami bencana banjir. Semua hanyut dan banyak korban berjatuhan. Kedua bencana ini sudah menjadi hal biasa di sebagian wilayah Indonesia. Penyebab dari bencana ini sangatlah banyak, mulai dari kurangnya kesadaran dari manusia yang mempunyai tugas untuk mengolah dan memelihara hingga karena faktor cuaca.
Cepat atau lambat jika hal ini tidak segera ditangani maka bencana yang disebabkan oleh air ini semakin parah di setiap tahunnya. Tidak mungkin juga jika bencana ini harus menjadi langganan di setiap musim. Untuk meminimalisir bencana tersebut kita diharuskan untuk mengadakan konservasi sumber daya air. Konservasi sumber daya air adalah upaya memelihara keberadaan serta kelanjutan keadaan, sifat dan fungsi sumber daya air agar selalu tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mahluk hidup, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan sumber daya air ini, seperti: penanaman pohon, menjaga kebersihan lingkungan, membuat resapan air, menghemat penggunaan air, dll.
Sebagai blogger, disini saya tidak hanya diam saja melihat keadaan lingkungan yang semakin rusak, entah karena ulah manusia sendiri atau karena memang umur bumi yang semakin menua. Sebagai generasi muda saya pun wajib ikut serta dalam menyelamatkan lingkungan khususnya sumber daya air. Peran blogger dalam hal ini saya kira tidak sebanyak dengan yang lain. Blogger akan ikut serta dalam mendukung dan menyediakan berbagai informasi mengenai lingkungan hidup khususnya sumber mata air yang merupakan sumber utama dan pemeliharaannya melalui postingan, iklan, slogan, poster, atau bentuk informasi lainya. Selain itu blogger juga ikut meramaikan dengan mengingatkan serta mengajak para blogger-blogger lain dan pembaca tentunya agar selalu ingat terhadap lingkungan hidup ini. Dimana kita hidup, disitulah kita memiliki kewajiban untuk menjaga kelestarian dan keindahan lingkungan. Kita pasti tidak mau juga jika lingkungan yang ada disekitar kita rusak dan kita menjadi korbannya. Selain mengingatkan tentunya blogger ikut melakukan pelestarian air dalam kehidupan nyata. Talk less do more, itu lah yang diharapkan. Paling tidak kita memulainya dari diri kita sendiri. Jika kita memiliki kesadaran dalam mengolah dan memelihara sumber daya air maka bencana banjir dan kekeringan tidak akan terjadi lagi mengingat masa depan dan generasi anak cucu kita. Jangan sampai kita baru sadar disaat kita menjadi korban bencana tersebut. Dengan memelihara sumber mata air berarti kita telah menyelamatkan bumi karena semua makhluk hidup telah bergantung terhadap air.



Jumat, 09 Desember 2011

Java : Looping

Posted On 22.16 by Siti Purwanti 0 komentar

Seperti halnya pada program-program lain, Java pun terdapat statement looping atau perulangan. Loop atau perulangan adalah suatu bentuk kegiatan mengulang suatu statement sampai batas yang diinginkan. Dalam pemograman, loop atau perulangan sangat berguna sekali. Terdapat 3 jenis loop, yaitu:
1. while-loop
Perulangan ini digunakan untuk mengulang statement-statement yang ada di dalam blok perulangan jika kondisi bernilai benar.
Sintaks:
while(kondisi)
{
    statement(s);
}
Jika pada awal kondisi sudah bernilai salah maka perulangan tidak akan dilakukan sama sekali.

2. do-while loop
Jenis perulangan ini memiliki sedikit perbedaan dengan perulangan while-loop, perbedaannya terletak pada letak pengecekan kondisi perulangan yang ada setelah statement pada blok perulangan dijalankan.hal ini menyebabkan perulangan akan dijalankan minimal 1 kali jika kondisi awal bernilai salah.
Sintaks:
do{
     statement(s);
}
while(kondisi);

3. for loop
Perulangan ini merupakan perulangan yang dapat kita definisikan sendiri nilai awalnya, banyaknya perulangan, dan ekspresi yang akan dilakukan pada akhir statement.
Sintaks:
for(initial;kondisi;iterasi){
     statement(s);
}

Biar lebih jelas dengan penjelasan di atas, ni aku kasih contoh.

Contoh Looping:
package ujian1;

public class ujian7 {

    public static void main(String[] args) {
        // TODO code application logic here
        for(int x=1; x<=5; x++){
                System.out.println(x);
        }
    }
}
Ouputnya:
1 2 3 4 5

Contoh Looping Bersarang:
package ujian1;

import java.io.*;
class ujian6 {

    public static void main(String args[]) {
        // TODO code application logic here
        String n;
        int batas = 0;
        BufferedReader data=new  BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
        try{
            System.out.print("Masukkan Jumlah Data = ");n=data.readLine();
            batas=Integer.parseInt(n);
        }
        catch (IOException e){
            System.out.print("EROR");
        }
        for (int i=0;i<=batas;i++){
            for(int j=1;j<=i;j++){
                System.out.print("*");
            }
            System.out.println("");
        }
    }
}

Hasilnya nanti akan seperti gambar dibawah ini.
Jika kita inputkan lima maka:
*
**
***
****
*****

Contoh Lain:
package ujian1;
import java.io.*;
class ujian8 {

    public static void main(String args[]) {
        // TODO code application logic here
        String n;
        int batas = 0;
        BufferedReader data=new  BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
        try{
            System.out.print("Masukkan Jumlah Data = ");n=data.readLine();
            batas=Integer.parseInt(n);
        }
        catch (IOException e){
            System.out.print("EROR");
        }
        for (int i=0;i<=batas;i++){
            for(int j=1; j<=batas-i;j++){
                System.out.print(j);
            }
            System.out.println("");
        }
    }
}

Outputnya:












Cukup mudah bukan?
Kalau merasa kesulitan lama-lama nanti juga gampang kuk...
Kalau kurang jelas layangkan saja pertanyaanmu, Insyaallah nanti aku jawab...
hehe
:)



Statement IF-ELSE dan SWITCH (Conditional Statement) dalam Java

Posted On 21.37 by Siti Purwanti 0 komentar

Selain itu, di Java juga terdapat pernyataan berkondisi/ pernyataan bersyarat atau conditional statement. Pernyataan berkondisi adalah suatu pernyataan program yang akan melakukan sesuatu instruksi jika suatu kondisi yang disyaratkan terpenuhi/ bernilai benar. Pernyataan berkondisi memiliki 3 bentuk yaitu:
1. Pernyataan IF
    Bentuk: if(kondisi)
                   pernyataan;

Jika kondisi bernilai benar, maka pernyataan dijalankan dan jika kondisi bernilai salah, maka pernyataan tidak dijalankan.

2. Pernyataan IF-ELSE
    Bentuk: if(kondisi)
                     pernyataan1;
                else
                     pernyataan2;

Jika kondisi bernilai benar, maka pernyataan1 dijalankan dan jika kondisi bernilai salah, maka pernyataan2 yang akan dijalankan.

3. Pernyataan SWITCH
    Bentuk: switch(kondisi) {
                case nilai1:
                   pernyataan1;
                break;
                case nilai2:
                   pernyataan2;
                break;
                case nilai3:
                   pernyataan3;
                break;
                   ...
                default:
                   pernyataanN;
                }

Pernyataan yang dijalankan adalah pernyataan yang berada pada nilai case yang sama dengan kondisi yang menjadi syarat.

Contoh Program IF:


package latih_1;
 
public class percabangan {
 public static void  main(String args[]){
     int umur;
     umur = 17;
     if (umur<=17){
         System.out.println("Anda Masih Muda");
     }
     else{
         System.out.println("Anda Sudah Tua");
     }
 }
}

Contoh Program IF-ELSE:

package latih_1;

public class percabangan2 {
public static void main(String args[]){
    int umur;
    umur=18;
    if (umur<=17){
        System.out.println("Anda Masih Muda");
    }
    else if((umur >17) && (umur <=35)){
        System.out.println("Anda Dewasa");
    }
    else{
        System.out.println("Anda Sudah Tua");
    }
}
}

Contoh Program SWITCH:

public class percabangan3 {
public static void main(String args[]){
    int pilih;
    pilih=5;

  switch (pilih){
        case 1: System.out.println("Anda Memilih 1");
        case 2: System.out.println("Anda Memilih 2");
        case 3: System.out.println("Anda Memilih 3");
        case 4: System.out.println("Anda Memilih 4");
        case 5: System.out.println("Anda Memilih 5");
    }
}
}

Semoga penjelasanku ini bisa menambah ilmu buat kalian...
Jangan lupa buat share ilmu kalian dengan komentar ya...
:)


Membuat Inputan Di Netbeans (JAVA)

Posted On 18.40 by Siti Purwanti 0 komentar

Seperti halnya pada program-program lain, Java pun bisa menangkap masukan karakter yang diketikkan melalui keyboard. Pada program Java ini code yang digunakan untuk membaca inputan tersebut adalah Import, InputStreamReader dan BufferedReader. Kelas InputStreamReader dan BufferedReader adalah kelas-kelas yang disediakan Java pada paket java.io untuk penanganan masukan/keluaran. Obyek InputStreamReader membaca data yang masuk melalui masukan standar (keyboard) melalui System.in kemudian obyek BufferedReader menampung data tersebut dan membaca sebagai String dengan metode readLine(). Metode readLine() harus diletakkan pada blok try untuk mengantisipasi terjadinya eksepsi.
Untu lebih jelasnya lihat contoh dibawah ini:

package latih_1; //nama package

import java.io.BufferedReader;
import java.io.IOException;
import java.io.InputStreamReader;
//ketiganya bisa diganti dengan import java.io.*;

class Laporan_2 { //nama class

public static void main(String args[]){
    BufferedReader data=new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
    String nama="";
    String nim="";
    String jurusan="";
  
    try{
        System.out.print("Masukkan Nama Anda = ");nama=data.readLine();
        System.out.print("Masukkan NIM Anda = ");nim=data.readLine();
        System.out.print("Masukkan Jurusan Anda = ");jurusan=data.readLine();
    }
    catch (IOException e){
        System.out.print("ERRORRR");
    }
    System.out.println("\nNama Anda = "+nama);
    System.out.println("NIM Anda  = "+nim);
    System.out.println("Jurusan Anda = "+jurusan);
    }
}


Hasilnya seperti ini:










Untuk Inputan yang berupa Integer bisa lihat contoh dibawah ini:
package latih_1;

import java.io.*;
class Latih_2 {
   
    public static void main(String args[]){
        String bil1,bil2;
        int hasil=0,b1,b2;
  
    BufferedReader x = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
    try{
        System.out.print("Masukkan Bil 1 = ");bil1=x.readLine();
        System.out.print("Masukkan Bil 2 = ");bil2=x.readLine();
        b1=Integer.parseInt(bil1); //
Karena inputan berupa String maka harus diubah ke Integer.
        b2=Integer.parseInt(bil2);
        hasil=b1+b2;
    }
    catch (IOException e){
        System.out.print("ERRRROORR");
    }
    System.out.println("Hasil = "+hasil);
    }
}


Outputnya seperti tampilan dibawah ini:
 








Cukup mudah bukan??
Kalau kesulitan komentar ja dibawah postingan ini.
Selamat mencoba...
:)